Lambung Sehat, Badan Sehat

Edisi 3 Agustus 2015 Info Kesehatan
anatomi

Saluran pencernaan merupakan saluran makanan yang kontinyu berupa tabung yang dikelilingi otot. Saluran ini berfungsi mencerna makanan, secara bertahap, menghaluskannya agar mudah diserap oleh tubuh. Organ-organ yang termasuk di dalamnya adalah, mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus serta usus besar.

Pada tahap-tahap tertentu makanan yang telah halus diserap sarinya dan dialirkan ke seluruh bagian tubuh melalui pembuluh darah. Dari usus besar makanan akan dibuang keluar tubuh melalui anus.

Namun karena berbagai alasan, adakalanya fungsi saluran ini mengalami gangguan. Gangguan yang biasanya menyerang sistem pencernaan salah satunya adalah maag.

Menjaga kesehatan lambung tidaklah sulit. Salah satu cara yang perlu dilakukan adalah dengan tidak mengonsumsi makanan-makanan pemicu maag. Apa saja yang harus dihindari?

Allah berfirman dalam Al Quran :

″Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.″ (QS. Al A′raf : 31)

Melalui Al Quran, Allah SWT mengajarkan kita untuk menjalankan pola makan yang sehat, yaitu pola makan teratur, porsi yang tidak berlebihan (kombinasi ideal antara waktu makan dengan porsi makan dan minum). Pola makan sehat atau ideal ini bertujuan untuk membentuk sumber daya energi untuk menggerakan fungsi-fungsi organ tubuh lainnya.

Gangguan fungsi pada lambung

Tubuh yang sehat berawal dari pencernaan yang sehat. Permasalahan yang sering kali terjadi pada pencernaan, terutama pada lambung kita, umumnya terjadi akibat pola makan yang salah yang dilakukan dalam jangka waktu yang relatif lama. Gejala yang biasanya terjadi ketika seorang mengalami masalah pada lambung, adalah sesak napas setelah mengkonsumsi makan berat.

Apa hubungan lambung dan gejala sesak nafas? Gejala yang paling sering muncul adalah perut merasa kembung. Ini terjadi karena adanya gas yang timbul oleh makanan yang membusuk. Lambung kita terletak dibawah diafragma. yakni sekat yang memisahkan bagian atas dan bawah.

Jantung dan paru-paru berada pada bagian atas, sedangkan bagian bawah terdapat lambung, hati, limpa, dan usus. Saat kita kembung, lambung kita mengembang karena gas, dan mendorong sekat ke arah atas. Akibatnya mengganggu gerakan paru-paru ketika mengembang dan mengempis. Inilah yang menyebabkan napas kita terasa sesak dan tidak nyaman (begah).

Peran Lambung

Lambung memiliki volume yang terbatas, daya tampungnya rata-rata satu liter untuk menampung makanan (1/3), air (1/3), dan udara (1/3). Ini adalah kapasitas yang memungkinkan lambung mencerna makanan dengan baik. Jadi alangkah bijak jika kita mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup (tidak berlebihan).

Peran lambung sangat vital, dari lambung semua nutrisi yang mengandung gizi akan diedarkan ke seluruh organ tubuh. Lambung merupakan daerah terbuka dan berhubungan langsung dengan daerah luar. Ini memudahkan bakteri dan kuman masuk bersama dengan berbagai jenis makanan dan minuman berkumpul menjadi satu di dalam lambung. Ini akan bermasalah jika kita mengkonsumsi makanan yang tidak bersih.

Secara anatomi, lambung paling banyak memiliki pembuluh darah, sama halnya dengan hati. Hampir 70 persen energi yang dihasilkan akan digunakan oleh lambung untuk mencerna makanan, sebelum diedarkan ke seluruh tubuh. Jika output pencernaan buruk maka nutrisi yang dihasilkan juga buruk dan tak berguna bagi tubuh atau bahkan beracun, tentu akan berakibat buruk pula bagi tubuh kita. Karena itu lambung memiliki peran penting dalam menentukan sehat dan tidaknya seseorang.

Hadits Nabi Muhammad SAW :

″Lambung adalah kolamnya tubuh dan pembuluh darah bersumber darinya. Jika lambung itu baik maka pembuluh darah yang keluar darinya pun akan sehat. Dan jika lambung itu sakit, maka pembuluh darah pun akan sakit.″ (HR. Thabrani).

(Tim JUMRAH)

Artikel Terakhir

Arsip

Penyelenggara Umrah